Catatan Odoo Development [10072015.00002] – Purchase Order; Bank Payment; Incoming Shipment


TEST CASE

  • Pembelian dilakukan melalui purchase order
  • Pembelian dibayar tunai menggunakan Bank Payment
  • Barang yang dibeli diterima penuh melalui incoming shipment

Detail pembelian :

  1. Rapsberry Pi Model B+ 512 Mb. 20 Unit. 1 unit @ Rp.550.000,00

HASIL YANG DIHARAPKAN

  • Saldo akhir akun 1.010798 Pembelian Dalam QC bernilai Rp. 11.000.000,00
  • Saldo akhir akun 1.010799 Ayat Silang Persediaan bernilai Rp. 11.000.000,00
  • Jumlah persediaan produk Rapsberry Pi B+ adalah 20 Unit
  • Purchase order bisa diselesaikan (state == Done)

nginx : Konfigurasi Default Server


Pagi ini Penulis bangun agak cepat untuk menyiapkan server demo odoo untuk salah satu kenalan Penulis. Penulis kemudian melakukan langkah awal yang tidak biasa dalam menyiapkan server demo, yaitu membuat subdomain untuk server demo odoo. Langkah ini diikuti oleh mencoba membuka URL subdomain tersebut pada browser. Setengah takjub ternyata subdomain tersebut sudah bisa dibuka, walaupun diforward ke server yang salah, padahal Penulis belum mendaftarkan domain tersebut di nginx

Segelas kopi, segelas teh, dan berlembar-lembar halaman web kemudian Penulis baru menemukan bahwa :

ketika nginx tidak menemukan sebuah nama server, maka nginx akan melakukan dua hal berikut :

  1. Mencari server dengan directive default_server
  2. Mencari server pertama pada port yang dimaksud

Nginx Penulis ternyata tidak mempunyai default_server, oleh karena itu nginx memforward request dari subdomain tersebut ke server pertama yang standby di port 80. Damn

Penulis kemudian menambahkan directive di bawah untuk mengarahkan request yang salah ke halaman 504 Bad Gateway

server {
    listen       80  default_server;
    server_name  _;
    return       504;
}

Ok lesson learned … * yawn

Odoo (Former OpenERP) 7.0 Module : koi_project – Project Family


Melanjutkan artikel Penulis mengenai modul Odoo Project Management yang Penulis kembangkan, kali ini Penulis akan menjelaskan mengenai konsep Project Family. Project Family adalah kelompok besar project yang fungsi utamanya adalah untuk memudahkan pengorganisasian project. Berikut adalah screenshot dari tampilan tree dan form milik Project Family

Tree Project Family

Tree Project Family

Form Project Family

Form Project Family

Fungsi/Fitur yang dimiliki oleh project family adalah :

  1. Dimungkinkan untuk memiliki sendiri
  2. Memiliki pengaturan hak akses
  3. Penentuan project template per project family

Continue reading

Odoo (former OpenERP) 7.0 Module : koi_project – Project Management Application


Selamat tahun baru 2015

Tahun 2015 ini Penulis buka dengan merilis modul kustom Odoo untuk project management. Rilis modul ini dilatarbelakangi oleh (1) kebutuhan internal Penulis dan Tim yang sangat mendesak dan (2) permintaan dari beberapa klien untuk modifikasi project management Odoo

Sedangkan penulisan artikel ini dimotivasi terutama dari keinginan Penulis yang tidak mau kalah dari Gita Ekapratiwi yang saat ini juga sedang menulis artikel pada blog nya hehehehehe

A. KONSEP DASAR

Penulis belum akan menuliskan fitur-fitur baru pada artikel ini. Namun berikut adalah beberapa konsep dasar yang Penulis gunakan dalam membuat modul kustom Project Management

A.1 Extra Rigiditas Pada Field-field Many2one

Field many2one untuk Penulis adalah pedang bermata dua dalam implementasi Odoo. Di satu sisi field ini menawarkan kemudahan untuk menginput data-data referensi tanpa harus membuka menu terkait. Di satu sisi field many2one adalah mimpi buruk hak akses untuk Penulis. Duplikat data berserakan, paling parah pada data Partner. Masih terbayang serentetan malam panjang Penulis harus melakukan koreksi data Partner akibat user-user project management dan user-user finance & accounting tidak melakukan kordinasi penginputan data Partner (colek-colek BKP Dwipayana hehehehe).

Akhirnya Penulis terpaksa mengambil sikap yang lebih rigid dalam penggunaan field many2one. Memanfaatkan modul web_m2x_options, penulis membuat field many2one tidak bisa (1) membuat data langsung, dan (2) tidak bisa membuka data referensi lansung. So sorry guys … integritas data jadi taruhannya disini

Tidak ada opsi create ataupun create and edit

Tidak ada opsi create ataupun create and edit

Tidak ada link ke data referensi

Tidak ada link ke data referensi

Continue reading

Odoo (Former OpenERP) 7.0 Modules : ar_account (Metode Konversi Kurs)


Odoo (Former OpenERP) menggunakan metode perhitungan tidak langsung dalam melakukan konversi kurs. Hal ini menyulitkan bagi user dengan nilai tukar base currency yang lemah. Ini terjadi pada implementasi Odoo (Former OpenERP) di Indonesia. Sebagai contoh lihat screenshot di bawah :

Kurs Dengan Metode Tidak Langsung

Kurs Dengan Metode Tidak Langsung

Dengan metode tidak langsung 1 Rp = USD 12.000 harus diinput seperti screenshot di atas. Presisi pun harus ditambah menjadi (12,12). Namun setelah uji coba, pembulatan yang dihasilkan sangat tidak memuaskan. Contoh bisa dilihat pada screenshot di bawah :

Bank Payment Dengan Metode Konversi Kurs Tidak Langsung

Bank Payment Dengan Metode Konversi Kurs Tidak Langsung

Bank payment dengan mata uang USD menghasilkan konversi yang tidak tepat pada screenshot di atas

Berangkat dari permasalahan di atas, Penulis menambahkan pengaturan metode konversi kurs. Metode yang dipilih bisa berupa (1) Langsung/Direct, atau (2) Tidak Langsung/Indirect. Screenshot dari pengaturan tersebut dapat dilihat pada screenshot di bawah

Continue reading