nginx : Konfigurasi Default Server

Pagi ini Penulis bangun agak cepat untuk menyiapkan server demo odoo untuk salah satu kenalan Penulis. Penulis kemudian melakukan langkah awal yang tidak biasa dalam menyiapkan server demo, yaitu membuat subdomain untuk server demo odoo. Langkah ini diikuti oleh mencoba membuka URL subdomain tersebut pada browser. Setengah takjub ternyata subdomain tersebut sudah bisa dibuka, walaupun diforward ke server yang salah, padahal Penulis belum mendaftarkan domain tersebut di nginx

Segelas kopi, segelas teh, dan berlembar-lembar halaman web kemudian Penulis baru menemukan bahwa :

ketika nginx tidak menemukan sebuah nama server, maka nginx akan melakukan dua hal berikut :

  1. Mencari server dengan directive default_server
  2. Mencari server pertama pada port yang dimaksud

Nginx Penulis ternyata tidak mempunyai default_server, oleh karena itu nginx memforward request dari subdomain tersebut ke server pertama yang standby di port 80. Damn

Penulis kemudian menambahkan directive di bawah untuk mengarahkan request yang salah ke halaman 504 Bad Gateway

server {
    listen       80  default_server;
    server_name  _;
    return       504;
}

Ok lesson learned … * yawn

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s