OpenERP 6.0.x & 6.1 Functional Tutorial : Pengelolaan PPN Secara Manual Pada OpenERP

Penanganan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak selesai sampai faktur pajak/customer invoice dibuat dan/atau supplier invoice divalidasi. Langkah tersebut baru sampai menjurnal PPN Masukan atau PPN Keluaran. Penanganan PPN masih berlanjut sampai hutang pajak untuk masa pajak yang berkaitan dibayar.

Langkah tambahan tersebut adalah :

    • Mengkreditkan PPN Masukan dengan PPN Keluaran guna mendapatkan jumlah utang PPN
    • Membayar utang PPN tersebut tiap bulannya

    OpenERP belum/tidak memiliki otomatisasi untuk menangani kedua langkah di atas. Penanganannya masih harus ditangani dengan manual menggunakan Journal Entry dan Manual Reconciliation

    A. CONTOH KASUS

    PENJUALAN #1

    Piutang Dagang [Dr]. 110.000.000
    Penjualan [Cr]. 100.000.000
    PPN Keluaran [Cr]. 10.000.000

    Invoice Penjualan #1

    Invoice Penjualan #1

    PENJUALAN #2

    Piutang Dagang [Dr]. 220.000.000
    Penjualan [Cr]. 200.000.000
    PPN Keluaran [Cr]. 20.000.000

    Invoice Penjualan #2

    Invoice Penjualan #2

    PENJUALAN #3

    Piutang Dagang [Dr]. 440.000.000
    Penjualan [Cr]. 400.000.000
    PPN Keluaran [Cr]. 40.000.000

    Invoice Penjualan #3

    Invoice Penjualan #3

    PENJUALAN #4

    Piutang Dagang [Dr]. 880.000.000
    Penjualan [Cr]. 800.000.000
    PPN Keluaran [Cr]. 80.000.000

    Invoice Penjualan #4

    Invoice Penjualan #4

    PEMBELIAN #1

    Pembelian [Dr]. 500.000.000
    PPN Masukan [Dr]. 50.000.000
    Utang Dagang [Cr]. 550.000.00

    Invoice Pembelian #1

    Invoice Pembelian #1

    PEMBELIAN #2

    Pembelian [Dr]. 700.000.000
    PPN Masukan [Dr]. 70.000.000
    Utang Dagang [Cr]. 770.000.00

    Invoice Pembelian #2

    Invoice Pembelian #2

    Sehingga pada akhir masa pajak 04/2013, Perusahaan A mempunyai Trial Balance sebagai berikut :

    Trial Balance Pada Akhir Masa Pajak 04/2013

    Trial Balance Pada Akhir Masa Pajak 04/2013

    B. IMPLEMENTASINYA PADA OPENERP

    #1 Pada akhir masa pajak 04/2013 rekonsiliasi PPN Masukan. Buat sisa nya di-write off ke dalam akun Utang PPN

    Utang PPN [Dr]. 120.000.000
    PPN Masukan [Cr]. 120.000.000

    Journal Entry Hasil Rekonsiliasi Manual PPN Masukan

    Journal Entry Hasil Rekonsiliasi Manual PPN Masukan

    Rekonsiliasi Manual PPN Masukan

    Rekonsiliasi Manual PPN Masukan

    #2 Pada akhir masa pajak 04/2013 rekonsiliasi PPN Keluaran. Buat sisa nya di-write off ke dalam akun Utang PPN

    PPN Keluaran [Dr]. 70.000.000
    Utang PPN [Dr]. 70.000.000

    Journal Entry Hasil Rekonsiliasi PPN Keluaran

    Journal Entry Hasil Rekonsiliasi PPN Keluaran

    Rekonsiliasi PPN Keluaran

    Rekonsiliasi PPN Keluaran

    #3 Ketika melakukan setoran pajak, rekonsiliasi akun Hutang Pajak. Write-off selisihnya ke akun kas/bank yang mengeluarkan dana untuk membayar hutang pajak

    Utang Pajak [Dr]. 150.000.000
    Utang Pajak [Cr]. 120.000.000
    Kas/Bank [Cr]. 30.000.000

    Journal Entry Hasil Rekonsiliasi Setoran Pajak 04/2013

    Journal Entry Hasil Rekonsiliasi Setoran Pajak 04/2013

    Rekonsiliasi Setoran Pajak 04/2013

    Rekonsiliasi Setoran Pajak 04/2013

    One thought on “OpenERP 6.0.x & 6.1 Functional Tutorial : Pengelolaan PPN Secara Manual Pada OpenERP

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s