OpenERP 7.0 Module : ar_pajak


Pajak merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari operasional perusahaan. Selalu menjadi nilai tambah dalam sebuah sistem jika bisa menyediakan fitur yang memudahkan perusahaan dalam mengatur semua dokumen perpajakannya.

Modul generik OpenERP hanya menyediakan fungsionalitas standar terkait dengan perpajakan. Modul lokalisasi untuk perpajakan Indonesia harus dibuat agar menjadi nilai tambah.

Continue reading

OpenERP 7.0 Module : ar_base_amount_to_text


OpenERP implementation need amount to text function on many documents such as invoice, sale order, etc. I know that OpenERP has provide amount_to_text functionality. Too bad it is not located on module. They put it on /tools folder (amount_to_text.py). It is not as flexible that i wanted to. That’s why we build this module.

Continue reading

OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4 & 6.1 Technical Tutorial : Memperbaiki Relationship many2one


Ketika membuat sebuah field many2one di OpenERP, terkadang developer salah menuliskan ke object mana many2one tersebut direlasikan. Jika field tersebut sudah terbuat, developer tidak bisa serta-merta mengkoreksi file .py untuk membetulkan relasi tersebut.

CONTOH
class object_contoh(osv.osv):
    _columns = {
               'name' : fields.char(string='Nama', size=100),
               'partner_id' : fields.many2one(obj='account.account', string='Partner'),
               }

Relasi many2one pada baris ke-4 harusnya ke object res.partner

LANGKAH KOREKSI

Continue reading

OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4 & 6.1 Technical Review : Workflow Action paid account.invoice.basic


Penulis menemukan keganjilan pada workflow action paid milik account.invoice.basic. Paid logisnya menjadi akhir dari workflow, tapi entah kenapa pada OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4, dan 6.1 workflow action tersebut tidak menjadi akhir workflow (flow_stop == False). Lebih aneh lagi ternyata pada file account_invoice_workflow.xml pada awalnya workflow action tersebut seharusnya menjadi flow_stop, tapi entah kenapa akhirnya dijadikan comment (Lihat pada baris ke-4 kode dibawah)

<record id="act_paid" model="workflow.activity">
    <field name="wkf_id" ref="wkf"/>
    <field name="name">paid</field>
    <!--<field name="flow_stop">True</field>-->
    <field name="action">write({'state':'paid'})</field>
    <field name="kind">function</field>
    <field name="signal_send">subflow.paid</field>
</record>

Dengan kode seperti ini semua workflow instance dari account.invoice yang sudah dibayar masih dalam keadaan ‘active’. Strange …