OpenERP 7.0 Module : ar_account


A. DESKRIPSI

Modul ini dibuat berdasarkan pengalaman implementasi OpenERP yang dilakukan oleh Penulis. Journal Entry pada OpenERP sudah cukup untuk menangani penjurnalan akuntansi perusahaan, tapi voucher-voucher yang terdapat pada modul generik perlu diperkaya. Selain memodifikasi beberapa hal pada modul generik sehingga lebih mudah untuk diimplementasi di Indonesia, modul ini menambah beberapa voucher yang dapat memudahkan user untuk entry data. Voucher-voucher tambahan tersebut adalah :

  1. Bank Payment
  2. Cash Payment
  3. Bank Receipt
  4. Cash Receipt
  5. Accrued Income Settlement
  6. Accrued Expense Settlement

Report-report dan printed form akan dibuat pada modul terpisah

Continue reading

OpenERP 7.0 Module : ar_pajak


Pajak merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari operasional perusahaan. Selalu menjadi nilai tambah dalam sebuah sistem jika bisa menyediakan fitur yang memudahkan perusahaan dalam mengatur semua dokumen perpajakannya.

Modul generik OpenERP hanya menyediakan fungsionalitas standar terkait dengan perpajakan. Modul lokalisasi untuk perpajakan Indonesia harus dibuat agar menjadi nilai tambah.

Continue reading

OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.04, dan 6.1 Technical Tutorial : Cara Menambahkan Data Dengan Menyertakan Context


Penulsi beberapa kali menemukan kondisi dimana penulis harus melakukan overloading terhadap method create ORM. Pada overloading tersebut ada method yang dijalankan apabila ada nilai context tertentu yang diberikan. Contoh sintaksnya :

def create(cr, uid, value, context={}):
    obj_partner = self.pool.get('res.partner')

    partner_id = super(res_partner, self).create(cr, uid, value, context)

    nilai = context.get('nilai', False)

    if nilai : self.lakukan_method(cr, uid, partner_id)

    return partner_id

Method di atas menginstruksikan bahwa method lakukan_method akan dijalankan ketika ada key ‘nilai’ dalam parametercontext yang diberikan ketika mengeksekusi method create.

Jika selanjutnya Penulis ingin menambahkan data demo (via xml) dan menyertakan context tersebut, maka sintaks xml nya adalah sebagai berikut :

<record context="{'nilai' : True}" id="some_id" model="res.partner">
    ...
    ...
</record>

Perhatikan context=”{‘nilai’ : True}”

OpenERP 5.0.16, 6.0.4, 6.0.3, dan 6.1 Technical Tutorial : Membuat Sequence


Berikut panduan pemrograman untuk membuat sequence pada OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4 dan 6.1. Mungkin sifatnya hanya algoritma pemrograman saja, codenya silahkan disesuaikan dengan kebiasaan pemrograman masing-masing.

#1 Dapatkan id dari sequence yang ingin digunakan

Contoh menggunakan method search:

obj_sequence = self.pool.get('ir.sequence')

kriteria = [] # contohnya [('name','=','Sale Order')] untuk sequence Sale Order
sequence_id = obj_sequence.search(cr, uid, kriteria)[0]

Continue reading

OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4 & 6.1 Technical Tutorial : Memperbaiki Relationship many2one


Ketika membuat sebuah field many2one di OpenERP, terkadang developer salah menuliskan ke object mana many2one tersebut direlasikan. Jika field tersebut sudah terbuat, developer tidak bisa serta-merta mengkoreksi file .py untuk membetulkan relasi tersebut.

CONTOH
class object_contoh(osv.osv):
    _columns = {
               'name' : fields.char(string='Nama', size=100),
               'partner_id' : fields.many2one(obj='account.account', string='Partner'),
               }

Relasi many2one pada baris ke-4 harusnya ke object res.partner

LANGKAH KOREKSI

Continue reading

OpenERP 5.0.16 Technical Tutorial : Menjalankan Transisi draft -> done Pada Workflow stock.picking Dengan Method draft_validate


Pada prakteknya workflow stock.picking (stock.picking.basic) terkadang terlalu panjang untuk beberapa penerapan stock.picking. Apabila menginginkan workflow dipangkas menjadi hanya 1x validasi (langsung dari draft ke done) tanpa ada pengecekan ketersediaan stok, method draft_validate bisa digunakan.

SINTAKS


draft_validate(cr, uid, ids, *args)

Continue reading

OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4 & 6.1 Technical Review : Workflow Action paid account.invoice.basic


Penulis menemukan keganjilan pada workflow action paid milik account.invoice.basic. Paid logisnya menjadi akhir dari workflow, tapi entah kenapa pada OpenERP 5.0.16, 6.0.3, 6.0.4, dan 6.1 workflow action tersebut tidak menjadi akhir workflow (flow_stop == False). Lebih aneh lagi ternyata pada file account_invoice_workflow.xml pada awalnya workflow action tersebut seharusnya menjadi flow_stop, tapi entah kenapa akhirnya dijadikan comment (Lihat pada baris ke-4 kode dibawah)

<record id="act_paid" model="workflow.activity">
    <field name="wkf_id" ref="wkf"/>
    <field name="name">paid</field>
    <!--<field name="flow_stop">True</field>-->
    <field name="action">write({'state':'paid'})</field>
    <field name="kind">function</field>
    <field name="signal_send">subflow.paid</field>
</record>

Dengan kode seperti ini semua workflow instance dari account.invoice yang sudah dibayar masih dalam keadaan ‘active’. Strange …