OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Incoming Shipment Dengan Proses QC


A. STUDI KASUS

Perusahaan A mempunyai kebijakan bahwa stok yang masuk ke gudang nya harus melalui proses QC terlebih dahulu. Selama stok melalui proses QC, stok belum diakui sebagai persediaan. Setelah stok lolos QC, stok baru diakui ke persediaan. Stok yang tidak lolos QC tidak akan diakui sebagai persediaan dan akan dikembalikan ke user

Incoming Shipment IN/00001 diterima dari supplier ke Gudang A dengan detail :
1. 5 Unit Samsung Galaxy Y

Setelah di QC 1 unit dalam keadaan cacat sehingga tidak akan masuk ke stok dan akan di klaim ke supplier

B. PENYELESAIANNYA DENGAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Sale Order Dengan Invoice Sesuai Dengan Delivery Order


A. STUDI KASUS

Perusahaan A menjual produk-produk di bawah ini kepada salah satu konsumennya :

  1. CT-1810 Router Bits DNSK sejumlah 3 Unit @ Rp. 900.000,-
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 2 Unit @ Rp. 2.500.000,-

Ketentuan tambahan SO tersebut adalah sebagai berikut :

  • Invoice akan dibuat menyesuaikan dengan delivery order/surat jalan
  • Tidak ada retur yang dilakukan
  • Pembayaran invoice penjualan dilakukan sebanyak 1 kali
  • Delivery Order akan dilakukan sebanyak 2 kali (partial picking)

Detail Delivery Order/Surat Jalan pertama adalah sebagai berikut :

  1. CT-1810 Router Bits DNSK sejumlah 2 Unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 1 Unit

Detail Delivery Order/Surat Jalan kedua adalah sebagai berikut :

  1. CT-1810 Router Bits DNSK sejumlah 2 Unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 1 Unit

B. CARA MENYELESAIKANNYA DENGAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Sale Order Dengan Satu Invoice Penjualan Manual Dan Partial Picking


A. STUDI KASUS

Perusahaan A menjual produk-produk di bawah ini (SO00001) kepada salah satu konsumennya :

  1. CT-1810 Router Bits DNSK sejumlah 3 Unit @ Rp. 900.000,-
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 2 Unit @ Rp. 2.500.000,-

Ketentuan tambahan SO tersebut adalah sebagai berikut :

  • Invoice akan dibuat secara manual sebanyak
  • Tidak ada retur yang dilakukan
  • Pembayaran invoice penjualan dilakukan sebanyak 1 kali
  • Delivery Order akan dilakukan sebanyak 2 kali (partial picking)

Detail Delivery Order/Surat Jalan pertama adalah sebagai berikut :

  1. CT-1810 Router Bits DNSK sejumlah 2 Unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 1 Unit

Detail Delivery Order/Surat Jalan kedua adalah sebagai berikut :

  1. CT-1810 Router Bits DNSK sejumlah 2 Unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 1 Unit

B. CARA PENYELESAIANNYA DENGAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Sale Order


Sale Order dalam OpenERP menangani transaksi penjualan dalam perusahaan. OpenERP menyediakan beberapa pengaturan dalam Sale Order guna menangani variasi proses penjualan perusahaan. Berikut beberapa pengaturan tersebut (studi kasus akan diberikan dalam post terpisah):

A. SHOP

Pilihan shop menentukan asal penjualan (jika perusahaan memiliki beberapa toko/tempat penjualan). Pilihan shop juga akan menentukan asal produk yang dijual. Produk akan diambil dari Stock Location milik Warehouse dari Shop yang dipilih.

Pengaturan “Shop”

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Purchase Order Dengan Retur Pembelian


A. STUDI KASUS

Perushaan A melakukan Purchase Order dengan detail sebagai berikut :

  1. Table Top Clipper 6 Unit @ 800.000
  2. Hamburger Patty Press Attachment 6 Unit @ 2.500.000

Invoice yang dihasilkan sudah dibayar dan incoming shipment sudah diterima

Karena kesalahan pemesanan, Perusahaan A meretur PO tersebut dengan detail :

  1. Table Top Clipper 1 Unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment 1 Unit

B. CARA MENYELESAIKANNYA DENGAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Menggunakan Supplier Return Untuk Membayar Supplier Invoice


A. STUDI KASUS

Pada studi kasus ini, diketahui bahwa Perusahaan A mempunyai Supplier Return IN/00008-return sejumlah Rp. 3.300.000

Membayar Invoice Dengan Menggunakan Supplier Return IN/0008-return

Perusahaan A kemudian melakukan pembelian ke Supplier yang sama dengan nominal sejumlah Rp. 10.600.000 (PO00009), berikut Supplier Invoice yang dihasilkan oleh PO00009 :

Invoice Supplier PO00009

Perusahaan A ingin membayar PO00009 dengan Supplier return IN00008-return

B. CARA PENYELESAIAN DENGAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Purchase Order Dengan Partial Picking


A. STUDI KASUS

Perusahaan A melakukan purchase order dengan pengaturan :

  • Kontrol invoice dan incoming shipment manual
  • Invoice berjalan normal
  • Payment berjalan normal
  • Incoming shipment dilakukan secara partial sebanyak 3x

Barang-barang yang dibeli dalam PO tersebut adalah :

  1. Table Top Clipper sejumlah 6 Unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 6 unit

Partial picking pertama, produk yang diterima adalah :

  1. table Top Clipper sejumlah 3 unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 4 unit

Partial picking kedua, produk yang diterima adalah :

  1. table Top Clipper sejumlah 3 unit
  2. Hamburger Patty Press Attachment sejumlah 2 unit

B. CARA PENYELESAIANNYA DENGAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Melihat Jumlah Stok Di Lokasi Tertentu


A. STUDI KASUS

Perusahaan A mempunyai sebuah Gudang. Gudang tersebut mempunyai konfigurasi sebagai berikut :

  • Input Location : Stock
  • Stok Location : Stock
  • Output Location : Output

User ingin mengetahui jumlah produk yang terdapat dalam gudang tersebut

B. CARA PENYELESAIANNYA DENGAN MENGGUNAKAN OPENERP

Continue reading

OpenERP 6.1 Functional Tutorial : Stok Opname Barang Dengan Serial Number


A. STUDI KASUS

Perusahaan A melakukan stok opname terhadap produk Table Top Clipper, Type: 810000, Brand: Fomac di lokasi Gudang/Gudang Lantai 1/Stok Lantai 1. Hasil stok opname menginformasikan bahwa Perusahaan A mempunyai 3 unit produk tersebut. Produk tersebut mempunyai serial number FMA810000/001, FMA810000/002, dan FMA810000/003

Continue reading